Jl. Arief Rahman Hakim No.05, Cigadung, Subang, Jawa Barat
Program Tahfizh Al-Qur’an MAN 1 Subang Wujud Implementasi Kurikulum Berbasis CINTA
Subang, 8 Mei 2026 - MAN 1 Subang terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang unggul dalam akademik sekaligus berkarakter Islami melalui program unggulan Tahfizh Al-Qur’an. Program ini menjadi salah satu kegiatan pembinaan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan nilai religius dan pembentukan akhlak peserta didik.
Kegiatan Tahfizh Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada kemampuan menghafal ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter murid agar memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain sebagai salah satu program unggulan madrasah, kegiatan Tahfizh Al-Qur’an juga merupakan bentuk implementasi Kurikulum Berbasis CINTA yang diterapkan di lingkungan MAN 1 Subang. Melalui program ini, para murid diajak untuk menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT, cinta kepada Rasulullah SAW, cinta kepada sesama manusia, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada ilmu pengetahuan dan kebaikan.
Kepala madrasah menyampaikan bahwa program Tahfizh menjadi bagian penting dalam menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual murid. Dengan adanya pembinaan rutin, setoran hafalan, murojaah, serta pendampingan dari para pembimbing, diharapkan para murid mampu tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlakul karimah.
Kegiatan Tahfizh Al-Qur’an dilaksanakan secara terjadwal dengan melibatkan guru pembina dan seluruh murid. Suasana pembelajaran yang religius dan penuh semangat menjadi salah satu ciri khas kegiatan tersebut. Banyak murid menunjukkan perkembangan hafalan yang baik serta semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas bacaan dan hafalannya.
Melalui program ini, MAN 1 Subang berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, spiritualitas yang baik, dan mampu menjadi teladan di masyarakat. Program Tahfizh Al-Qur’an diharapkan terus menjadi budaya positif yang memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembentukan generasi berilmu dan berakhlak mulia.
Kontributor : Yayat Supriatna